|
Ada yang udah pernah nonton acara Idola Cilik Seleb di RCTI? Ini adalah keprihatinan dari orang tua yg saya ambil dari sebuah milis. ================================================================ Dear all, Beberapa minggu ini aku coba nonton acara baru buat anak2 yang judulnya Idola Cilik Seleb (Idola segala idola). Tadinya aku sempet gembira karena mengira akan ada lagu2 yang bakalan dinyanyiin sama anakku Tasha seperti Bintang Kecil, dll apalagi saat mereka harus tampil kompak dengan salah seorang walinya (pendampingnya) kalau enggak salah baru 3 episode acara ini berlangsung. Tapi, begitu melihat mereka tampil membuat kecewa. Kok anak2 kecil menyanyikan lagu cinta dan joget seksi di atas panggung yang ditonton oleh anak2. udah gitu orang tuanya (yang notabene juga artis) malah asik ikutan nyanyiin lagu cintanya anak2 tersebut.. Apa mungkin anak2 yang rada2 lenjeh itu jadi idola? Anak sekecil itu kok sudah pandai dah bilang ... "bial lah ku lela melepasmu meninggalkan aku.." [dinyanyiin sama anaknya FIRDA RAZAK, Nakula Sadewa]atau lagu "tak pelnah ku lagu dan slalu ku inggat kelingan matamu dan sentuhan hangat Saat itu aku telbawa cinta .. Menghilup lindu yang sesakkan dada.. [dinyanyiin sama keponakannya MONA RATULIU, KEISHA] Jadi lucu.. campur sedih. Gimana neh RCTI buat acara.. Bikin prihatin aja.. Udah gitu ada bintang tamu yang dipanggil malah NIDJI, ST12 .. Dll ikutan nyanyiin lagunya yang ngetop .. Bukan lagu anak2. lantas kemana lagu anak-anak yang sepanjang jaman masih tetap kita ingat itu? Jadi rada bingung deh ngajarin anakku sama lagu anak-anak eh ternyata idolanya malah nyanyiin lagu .. "Otakmu seksi itu telbukti dali calamu memikilkan aku "bibilmu seksi itu telbukti dali calamu mencium pipiku.. Weleh.. Weleh... Kayaknya RCTI harus belajar dari indosiar deh untuk bikin acara macam AFI JUNIOR yang melahirkan anak2 kecil dengan suara bagus tapi tetap nyanyiin lagu anak2 gitu. Kalau kebetulan ada orang RCTI disini aku bilang AKU PROTES!!! Masak anakku yang hampir tiga tahun harus ngedenger idolanya di tivi berlenggak lenggok sambil besenandung : "Kamulah mahluk tuhan yang telcipta yang paling seksi "Cuma kamu yang bisa membuatku telus menjelit "aw aw aw ah ah ah ah... "aw aw aw ih ih ih ih .. (BUSYETTTT dahhhhh) Sing Prihatin Zainal Arifin
 | Emang penting bgt ya jd idola iyh serem, mdh2n anak2ku gak ky gt d |
 | yg penting rating dan iklan!!!! huh! |
 | hmmm padahal banyak lagu anak2 yang bisa diolah ya.... hmm yuks kita [erdengarkan yang indah2 aja tuks anak2 kita.... tapi susah.. soalna my girl sleep with me and my mom... and... my mom suka sekali sinetronnnnnnn
|
 | yah bgtulah klo sdh soal uang apapun bs di lakukan tanpa berpkr merugikan ato tdk.... jd mending ga usah nonton TV dl aja deh hehehehehe |
 | huh...emang deh banyak programa acara TV yang sama sekali gak merhatiin kualitasnya... walo belum pernah nonton acara di atas dan belum dikaruniai aku ikut prihatin |
 | saya sendiri juga belum pernah lihat acaranya, tapi kalo di rumah kami sendiri jarang nonton TV. |
 | mas, mohon ijin nge-link jurnal ini di mp saya yaaa... ma kasih |
 | skarang sih emang bagusan AFI junior mbak :) |
 | aku suka idola cilik,,, ya, mungkin memang ada lagu2 yang mesti disensor,,, tapi lagu cinta yang maknanya universal, kayanya gapapa,,, seperti lagunya Once yang "kucinta kau apa adanya", yan waku itu dinyayiin Kiki buat Ayahnya,,, |
 | iya aku juga suka idola cilik apalagi sama kiki aduh ngefans banged deh
mungkin yang harus diperhatikan sama RCTI adalah lagu yang akan dibawakan oleh anak-anak itu. kalo bisa jangan yang menjurus kekerasan atau percintaan yang 'dewasa' aku setuju sama mbak Lia, untuk lagu-lagu cinta yang universal, kayaknya gak papa deh |
 | Untuk idola cilik ada hal yang mengganggu saya yaitu sistem SMS (AFI Yunior lebih fair untuk soal penilaian), pe-raportan yang sangat menegangkan (untuk anak seusia mereka-apalagi bukan berdasar penilaian yang fair) dan jenis lagu yang dibawakan (beberapa dari antara mereka menyanyikan lagu dewasa). Tetapi menurut saya petition online untuk menolak acara tersebut adalah sangat berlebihan dan over reacting. Masih banyak hal yang dapat diperbaiki dari acara tersebut. Sebagai pengagum para idola cilik di sana - Kiki, Goldi, Gabriel, Angel, Sivia, Zahra....saya hanya akan meneriakkan maju terus "Idola Cilik" benahi segala kekurangan dan tingkatkan kelebihanmu...... |
 | myeagles wrote on Apr 22, edited on Apr 22 Sistem penilaian Idola Cilik memang belum fair. Saya harap tidak ada keluarga yang jatuh bangkrut tanpa hasil setelah acara ini selesai :(
Tapi saya sendiri [jujur], menikmati tontonan ini. Dibanding nonton sinetron atau acara gosip, saya lebih senang menonton anak-anak bernyanyi. Buat saya ini hiburan yang murah meriah setelah seminggu coding (saya gak berlangganan TV kabel sih, hehe...). Memang lagu-lagunya masih banyak yang perlu diperbaiki. Tapi makin kesini, lagu-lagu mereka lebih universal. Nampaknya RCTI menyadari kritikan-kritikan terhadap acara ini. Saya sempet menangis waktu Kiki menyanyikan lagunya Once (kucinta kau apa adanya). Kesannya lagu itu dinyanyikan untuk ayahnya. Pas banget!
Dalam acara pembagian rapor, biasanya lagu yang dimainkan lagu anak-anak yang dinyanyikan secara medley (karena lagu anak-anak, memang, pendek) atau lagu-lagu daerah. Saya senang waktu trio Batak yaitu Septiyan, Gabriel, dan Sion menyanyikan lagu Alusi Au (mungkin karena saya dari Sumatra...) dengan nada yang sangat harmonis lengkap dengan atribut ulosnya.
Namun yang saya tidak suka adalah ketika anak yang tereliminasi harus menyanyikan lagi lagu yang telah dibawakannya. Sudah 4 anak tereliminasi dan 3 diantaranya tak kuasa bernyanyi lagi karena sibuk menangis. Tolonglah,..mereka bukan peserta Indonesian Idol yang sudah besar-besar dan memiliki kontrol emosi yang baik. Mereka masih anak-anak. Dalam keadaan shock dan sedih begitu masih disuruh nyanyi...kasihan....
yaa...sekedar sharing my personal opinion saja... |
 | IYA AKU JUJUR KATANYA IDOLA CILIK KOK NYANYI LAGU ORG GEDE SIH+
|
 | IYA AKU JUJUR KATANYA IDOLA CILIK KOK NYANYI LAGU ORG GEDE SIH+
|
 | IYA AKU JUJUR KATANYA IDOLA CILIK KOK NYANYI LAGU ORG GEDE SIH+
|
 | Jadi kangen ma Pesta Ceria dulu yah. yang diyanyikan lagu2 anak2. |
 | Idola Cilik show sangat bagus, karna disana mental adek`` kita ditempa. Segala kekurangan mereka diperbaharui disan menjadi sebuah kelebihan. Contohnya: KIKI. Tadinya dia pemalu, pendiam dan sangat tertutup. Namun setelah ikutan idola cilik, dia mulai berani untuk bersosialisasi dengan sekitarnya. Aku NGEFANSSSSSSS BUANGETTTTTTTT ma tu anak, dah suaranya BAGUSSSS, wajahnya DAMAI, KALEMMMMM, TUTur bahasanya menyejukan hati, dengar KIKI ngomong, kayaknya smua masalah hilang seketika. itu masih KIKI ngomong belum lagi nyanyi....!!!!!!! KIKI aku berdoa ~~U`ll be the Idol~~ Taty |
 | Keprihatinan saya lain. Sepertinya ko ga fair ya. Ini kontes nyanyi atau kontes prihatin. Karena sering kali yang "Tinggal Kelas" atau mendapat "Raport Merah" malah yang suaranya bagus. Contohnya Angel, walau dia tidak tinggal kelas, tapi Angel seringkai mendapat Report Merah. Itulah keprihatinan saya. Sebetulnya, pemilihan ini berdasarkan Kwalitas suara atau apa ?? |
 | weleehh.. pak ! sebenernya kata cinta, sexy, sentuhan hangat dll nya itu ga perlu ditakutin. belajarlah menjadi duru yang terbaik buat anak2 dengan menjelaskannya sesuai dengan nalar anak yang masih polos. anaknya sendiri belum tau apa arti kata2 yang ada di lagu. yang mengerti dan ketakutan sendiri khan orang tuanya ? ajarkan donk ke anaknya definisi cinta itu apa, sexy itu apa dll. yang salah bukan lagunya, tapi orang tua yang tidak mampu menjadi guru buat anaknya sendiri. guru yang terbaik itu ya orang tuanya. bukan tv, radio, suster, atau mbaknya. dengan adanya acara idola cilik, kita semua baru tahu, begitu banyak anak2 indonesia yang mempunyai bakat dan talenta dibidang tarik suara. Tapi untuk nyanyi didepan penonton yang banyak juga perlu keberanian dan PD yang besar juga belajar sabar dalam menerima kekalahan. Itulah kelebihan acara ini. Tak kenal maka tak sayang. MEMANG....!
|
 | Setuju, tak kenal emang tak sayang...yang penting kritik2 yang ada juga di dengar kok sama RCTI misalnya lagu2 yang dinyanyikan sekarang lirik2 yang nggak pas sudah diganti dengan kata lain yang lebih anak2. Kemarin terkahir saya melihat bahkan Idola seleb dikombinasikan dengan mantan penyanyi2 cilik seperti tasya, chikita meydi, tinatoon dengan lagu2 anak2 mereka zaman dulu...Kita nggak bisa tutup mata kalau acara inilah yang sebenarnya menginspirasi stasiun televisi lain untuk membuat acara yang mirip2. ya kita sebaiknya kasih masukan lah melalui jalur yang bener kalau memang kurang pas...jadi jangan ngritik doang tanpa action....seperti kebanyakan kita...makanya negara kita ini nggak maju2 karena seringnya kita ini NATO alias No Action Talk Only....Sukses Idola Cilik...semoga tambah maju dan banyak diminati... |
 | bner bgt mas..acara ini makin aneh,di ada2in..ngga mendidik..liat anak2 yg udh tereliminasi,seminggu kmudian di munculkan lagi duet dng IC seleb..lagi2 minta dukungan sms..dan yg paling mengerikan,mrk lomba pada hari sekolah,praktis mereka bolos senin s/d jumat,acara dilakukan jam 1 siang,praktik nya mrk kumpul di studio pagi hari,dan plng larut krn anak2 yg lanjut k babak brkt nya mesti latihan buat esok hari..RCTI sepertinya menutup mata utk hal ini, dan gak pduli wkt bljr mrk..yg penting uang masuk berlimpah.RCTI layak di sebut vampire mrk menghisap darah keuntungan dari tenaga,waktu yg di korbankan anak2 lugu tsb,demi kelangsungan hidup perusahaan.saya yakin para ara ortu anak2 tsb tak berdaya krn sudah teken kontrak yg mengikat dan sangsi berat bila menolak anak2 mrk ikut acara yg di adakan RCTI tsb.Saya menghimbau kak seto,mediknas,untuk meninjau ulang acara tsb.kalau bisa hapuskan saja. Dan kepada para ortu..selektif memilih kan jalur prestasi bagi anak2 mrk. |
 | mbak..aku klik petisi nya...sukses ya mbak..buat yg lain, ayo kita dukung petisinya mbak ardhana,selamatkan anak2 kita dari eksploitasi anak yg dilakukan satsiun manapun selain RCTI dengan dalih lomba2 serupa yg tidak mendidik. |
 | sori maksudku bukan hanya RCTI, tapi smua stasiun televisi yg ada di indonesia. |
|